Selasa, 22 November 2011

HIDUP untuk MATI

Walter Breuning meninggal dunia di sebuah panti jompo di Great Falls, Montana, AS, pada 14 April lalu. Ia bukanlah orang penting, bukan orang kaya, bukan artis, bukan pula tokoh supertenar. Nama Walter Breuning tercatat di Guinness Book Of Record edisi 2010 sebagai pria tertua di dunia. Ia meninggal pada usia 114 tahun. Istrinya, Agnes, telah meninggal pada tahun 1957 setelah pernikahan mereka berjalan 35 tahuntanpa dikaruniai anak. Sejak itu Walter tidak pernah menikah lagi.
Usia bisa demikian panjang, tentu berkaitan dengan pola hidup, pola makan, di samping kondisi fisiknya.
"saya tidak pernah punya pantangan makan, tetapi selalu membatasi makan dua kali sehari, dan itu cukup bagi hidup kita," katanyaa dalam wawancara 6 Oktober 2010. "dalam hidup, pikiran lebih penting daripada makanan. Gunakan pikiran untuk mengendalikan tubuh anda. Mind and body adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan; gunakanlah secara seimbang. Gunakanlah terus keduanya sepanjang hidup. Buatlah mereka terus sibuk, sepanjang hari.
Adakah ajaran lain yang bisa di bagikan kepada kita2 yg lebih muda? "terimalah perubahan, meski itu menampar muka anda. Yakinlah bahwa setiap perubahan itu baik."
"bekerjalah selama mungkin. Dengan begitu anda akan terus mendapatkan hasilnya."
"bantulah orang lain. Semakin banyak anda mengulurkan bantuan, jiwa anda akan semakin sehat."
Lalu setelah semua saran itu di ikuti, kiat apakah yang menjadi kunci panjang umur?
"jangan takut mati. Banyak orang takut akan kematian, tapi saya menerimanya. Saya belajar ini dari kakek saya. Dia bilang 'Semua orang akan mati, dan saya juga akan mati. Setiap saat.' Ya kita memang hidup untuk mati."
Tentu bukan kematian sia-sia yg kita sambut dengan senang, tapi kematian yang datang setelah kita mengisi hidup dengan kebaikan. Walter Breuning mengalaminya setelah menjalani hidup selama 114 tahun. Hidup kita mungkin tidak sama dengan dia, taapi kita memiliki kesiapan yang sama dengan dia.

Sumber: INTISARI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar